Memiliki aset bernilai miliaran rupiah sebelum usia 40 mungkin terdengar mustahil bagi sebagian orang. Namun, di tengah berbagai pilihan produk keuangan saat ini, termasuk investasi deposito yang aman dan mudah diakses, tujuan tersebut bisa Anda capai dengan strategi yang tepat. Kuncinya bukan hanya pada seberapa besar pendapatan Anda, tetapi bagaimana Anda mengelola dan mengembangkan uang yang dimiliki. Lalu, bagaimana cara membangun kekayaan sejak dini agar bisa memiliki aset miliaran sebelum kepala empat?
Strategi Membangun Aset Miliaran Sebelum Usia 40 Tahun
Membangun kekayaan hingga miliaran rupiah sebelum usia 40 kini bukan lagi sesuatu yang hanya bisa dicapai oleh segelintir orang. Dengan komitmen, konsistensi, dan strategi yang tepat, Anda pun bisa mencapainya. Berikut beberapa langkah penting yang bisa Anda mulai dari sekarang:
1. Evaluasi dan Revisi Anggaran
Langkah pertama untuk membangun kekayaan adalah mengetahui dengan pasti ke mana uang Anda pergi setiap bulannya. Buat anggaran yang rinci dan realistis. Catat semua pemasukan dan pengeluaran, lalu evaluasi secara berkala. Revisi bagian yang dirasa tidak perlu, dan alokasikan dana lebih untuk tabungan dan investasi. Dengan begitu, Anda bisa memaksimalkan potensi pertumbuhan aset sejak dini.
2. Perkuat Dana Darurat
Sebelum mulai berinvestasi dalam jumlah besar, penting untuk memiliki dana darurat yang kuat. Dana ini berguna untuk mengantisipasi kejadian tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau kebutuhan mendesak lainnya. Idealnya, dana darurat setara dengan 6–12 bulan pengeluaran bulanan Anda. Dengan memiliki dana cadangan yang memadai, Anda tidak perlu membongkar investasi saat menghadapi krisis.
3. Fokus Pada Investasi
Menabung saja tidak cukup jika ingin mencapai target miliaran sebelum usia 40. Anda perlu fokus pada investasi yang bisa memberikan imbal hasil di atas inflasi. Diversifikasikan investasi Anda, mulai dari saham, reksa dana, emas, hingga deposito berjangka. Bagi Anda yang ingin tetap bermain aman, investasi deposito bisa menjadi awal yang bijak untuk membangun portofolio keuangan yang stabil.
4. Hindari Utang Konsumtif
Salah satu penghambat utama dalam membangun kekayaan adalah utang konsumtif. Hindari membeli barang-barang yang nilainya terus menurun dengan cara mencicil, kecuali benar-benar dibutuhkan. Jika Anda punya kartu kredit, gunakan dengan bijak dan pastikan tagihan dibayar lunas setiap bulan. Ingat, bunga utang bisa merusak rencana finansial Anda jika tidak dikendalikan.
5. Tingkatkan Dana Pensiun
Meskipun usia pensiun masih jauh, Anda perlu mulai menyisihkan dana dari sekarang. Dengan waktu yang panjang, Anda bisa memanfaatkan efek compounding atau bunga berbunga dari investasi pensiun. Anda bisa memanfaatkan produk investasi seperti unit link, dana pensiun lembaga keuangan (DPLK), atau investasi deposito dengan tenor panjang sebagai bagian dari rencana pensiun Anda.
6. Tentukan Tujuan Jangka Panjang
Penting untuk memiliki goals yang jelas yakni kapan Anda ingin punya rumah sendiri, kapan ingin pensiun, dan berapa aset yang ingin Anda miliki saat itu. Tujuan yang konkret akan memudahkan Anda untuk menyusun strategi keuangan. Tentukan target dengan nominal, jangka waktu, dan langkah-langkah pencapaian yang spesifik. Semakin jelas arah tujuan, semakin besar kemungkinan Anda mencapainya.

Simulasi Membangun Aset Miliaran dari 20 Juta
Setelah memiliki strategi yang kuat, Anda mungkin bertanya, mungkinkah membangun aset miliaran dengan modal awal hanya 20 juta rupiah? Jawabannya: sangat mungkin! Dengan asumsi Anda rutin menambah investasi setiap bulan dan memilih instrumen dengan imbal hasil yang stabil, seperti deposito dengan bunga kompetitif, Anda bisa mengembangkan aset tersebut secara signifikan dalam waktu 10–15 tahun.
Sebagai ilustrasi, jika Anda memulai dengan Rp20 juta dan menambahkan Rp2 juta setiap bulan ke dalam deposito dengan bunga rata-rata 5% per tahun, dalam 15 tahun Anda bisa mengumpulkan lebih dari Rp700 juta. Jika investasi ini dilengkapi dengan penempatan dana ke instrumen lain seperti saham atau reksa dana, total aset Anda bisa menembus angka miliaran sebelum usia 40 tahun, terutama jika Anda memulainya di usia 20–25 tahun.
Nah, agar proses pengelolaan keuangan Anda lebih mudah dan terarah, Anda bisa memanfaatkan Aplikasi DBS digibank yang menyediakan berbagai keuntungan seperti diskusi tren finansial terkini bersama pakar tepercaya, panduan investasi dari digibank advisor, notifikasi realtime, serta kelas edukasi finansial untuk meningkatkan literasi Anda. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk menangkap momentum investasi 24/7, sehingga keputusan finansial bisa diambil tepat waktu, kapan pun dan di mana pun Anda berada.
Bukan hanya itu, melalui jaringan DBS yang tersebar di Asia, Anda juga berpeluang untuk mengembangkan bisnis dan investasi lintas negara. Ini adalah kesempatan besar bagi Anda yang ingin menumbuhkan aset dalam skala lebih luas dan menjangkau peluang baru yang mungkin belum pernah Anda bayangkan sebelumnya.
Kini saatnya Anda mulai melangkah untuk mewujudkan impian finansial tersebut. Mulailah dengan langkah paling aman dan terukur, yaitu investasi deposito melalui Aplikasi DBS digibank. Produk ini menawarkan berbagai keunggulan yang layak Anda pertimbangkan, mulai dari nominal penempatan ringan hanya Rp1 juta sehingga cocok untuk semua kalangan, bunga kompetitif hingga 5% per tahun, serta akses mudah 24/7 langsung melalui aplikasi. Selain itu, dana Anda juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan pilihan tenor fleksibel mulai dari 1, 3, 6, 9, hingga 12 bulan.
So, jangan biarkan waktu berlalu tanpa rencana. Segera siapkan masa depan Anda dan mulai kelola aset secara cerdas sejak sekarang. Punya aset miliaran sebelum usia 40 bukan sekadar mimpi, itu bisa jadi kenyataan, jika Anda mulai dari sekarang. Untuk informasi lebih lengkap mengenai investasi deposito melalui Aplikasi DBS digibank, silakan buka tautan berikut.
